Arsip Bulanan: Maret 2014

RESENSI ASSASSIN’S CREED #3 THE SECRET CRUSADE

The Secret Crusade merupakan buku ketiga seri Assassin Creed yang ditulis oleh Oliver Bowden. Dengan mengambil latar belakang jaman Perang Salib ketiga di kota Suci Yerusalem, sang penulis juga memunculkan tokoh-tokoh seperti Salah A’ddin (Saladdin atau Salahudin Al Ayyubi) dan Richard The Lion Heart di novel ini.

Assassin Creed (the secret crusade) blog ok

Altair sang Assassin

Kisah hidup Altair diceritakan oleh Niccolo Polo, ayah dari Marco Polo. Altair Ibn La’Ahad (dalam bahasa Inggris berarti Flying Eagle, Son of None) hidup di zaman perang Salib III. Altair menjadi yatim piatu sejak kecil. Kematian Umar, ayah Altair sangat tragis, dia dibunuh oleh tentara Saracen (tentara Salah A’ddin). Altair kecil kemudian di asuh oleh Sang Master Assassin, Al Mualim dan tinggal di benteng Assassin di Masyaf. Altair cepat belajar. Kemampuan Altair melebihi anak-anak sebayanya. Altair dewasa pun diangkat sebagai master Assassin dan infrastruktur di kredonya.

Dengan kemapuannya tersebut, Altair dipercaya melaksanakan misi besar, mengambil pusaka “Pieces of Eden” yang selama ini diincar para Templar. Tapi, karena kesombongannya, Altair menggagalkan misi tersebut. Dia juga menyebabkan adik Malik terbunuh dan Malik kehilangan satu tangannya.

Untuk membuktikan komitmennya terhadap Kredo, Altair harus membunuh sembilan orang mematikan termasuk pemimpin Templar, Robert de Sable. Sang master juga menurunkan pangkat Altair menjadi Assassin pemula.

Altair melakukan tugasnya dengan baik. Dia banyak belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya. Tapi, Altair merasa ada hal besar yang disembunyikan oleh sang Master. Para korban yang dibunuhnya pun mengatakan hal yang membingungkan padanya sesaat sebelum mereka akan meninggal. Hal itu membuat Altair semakin bingung.

Akhirnya, Altair mengetahui kenyataan pahit bahwa sang Master, Al Mualim telah berkhianat pada Kredonya setelah membunuh Robert de Sable, orang terakhir dalam daftar tugasnya. Altar pun hanya dijadikan pion oleh sang Master untuk memenuhi keinginannya selama ini. Tidak ada jalan lain, Altair harus membunuh sang Master walaupun dia sudah menganggap sang Master sebagai ayahnya sendiri sejak kecil.

Perjalanan hidup Altair selanjutnya diwarnai dengan penumpasan para pengkhianat Kredo dan membuat perpustakaan yang didalamnya berisi penjelasan-penjelasan tentang Apel Eden. Altair menikah dengan Maria, wanita yang dulunya adalah ksatria Templar dan kemudian berbalik melawan Templar. Dia memiliki dua anak dari pernikahannya tersebut, Darim dan Sef.

Walapun hidup bahagia pada masa tuanya, Altair sekali lagi harus menelan kenyataan pahit. Dia kehilangan Maria dan Sef karena tipu daya orang-orang yang menginginkan kekuasaan dan Apel Eden. Di ujung kisah hidup Altair, dia berjuang untuk mendapatkan benteng Masyaf dari tangan orang-orang yang haus kekuasaan.

Catatan Kecil:

Sebenarnya pada jaman perang Salib III, ada sekte pembunuh yang bernama Hashshashin. Hasyasyin adalah kelompok pembunuh rahasia yang terkoordinir dan terlatih dengan baik. Para pengikut sekte ini menganggungkan pemimpinnya yang bernama Hassan-i Sabbah, mereka juga percaya bahwa Hassan adalah perwujutan dari keilahian yang perintahnya harus diikuti sampai mati. Hassan diyakini membangun benteng Masyaf di Alamut.

Walapun perpustakaan Alamut yang diyakini dibuat oleh sekte ini telah hilang, kisah tentang sekte ini telah dituturkan oleh orang-orang Arab dan orang terkenal seperti Marco Polo. Kisah-kisah lainnya tentang Hashshashin berasal dari pejuang perang salib yang kembali dari Levant yang bercerita mereka telah berjumpa dengan pemimpin Nizari Syria Rashid ad-Dinan Sinan (didalam novel merupakan Altair) di benteng Masyaf.

Menurut sejarah, Saladdin juga pernah di serang oleh sekte ini di basis mereka di Syiria, Masyaf pada tahun 1176. Di sekte tersebut juga tersiar kabar bahwa seorang Assassin yang bernama Rashid-ad Dinan (didalam novel merupakan Umar, ayah Altair) menyelinap dalam tenda Saladdin untuk meninggalkan pesan. Sehingga Saladdin mengurungkan niatnya untuk menyerang.

Kaum Hashashin juga kerap menerima kontrak dari pihak luar. Richard the Lion Heart juga diyakini membayar mereka untuk membunuh beberapa orang yang menjadi musuh sang raja tersebut.

Sumber:
• Assassin’s Creed #3 The Secret Crusade oleh Oliver Bowden terjemahan Bahasa Indonesia terbit tahun 2012.
• wikipedia, dengan alamat: http://id.wikipedia.org/wiki/Hassasin

Gambar diambil disini :
http://ufukfantasticfiction.blogspot.com/2012/05/segera-terbit-assassins-creed-secret.html