Arsip Bulanan: April 2016

Perbedaan antara Masjidil Aqsa dan Dome of Rock?

Jika kalian mengetik Masjidil Aqsa pada search pencarian Google, maka akan ditampilkan banyak gambar bangunan seperti ini:

masjidaqsa

Kebanyakan hasil pencarian menampilkan sebuah Masjid berkubah emas dengan bentuk oktagonal, padahal itu bukan masjidil Aqsa tetapi itu adalah Dome of Rock, tempat suci yang dibangun oleh khalifah Abdul Malik pada masa Dinasti Ummayah menaklukkan Yerusalem. Berikut deskripsi dari keduanya:

Masjidil AQSA

Merupakan kompleks masjid yang didirikan oleh khalifah Umayyah Abdul Malik bin Marwan dan diselesaikan oleh putranya Al-Walid pada tahun 705 M. Masjidil Aqsa merupakan perkembangan dari  rumah ibadah kecil yang didirikan oleh Umar bin Khattab pada saat penaklukan Islam pertama di Yerusalem.

alaqsa
Masjid Al-Aqsa, Yerusalem

Kompleks Masjidil Aqsa lebih dikenal dengan Al-Haram Asy Syarif yang artinya “tanah suci yang mulia” oleh orang Islam dan “Bait Suci” oleh orang Yahudi. Terdapat batu suci didalamnya yang sering disebut Baitul Maqdis oleh orang Islam.  Pada zaman Rasulullah, Masjid ini masih berupa Kuil (Temple Mount) yang merupakan tempat suci kaum Yahudi dan Nasrani.

Terdapat dua bangunan pada kompleks Al-Haram Asy Syarif, yaitu Masjidil Aqsa itu sendiri dan Dome of Rock atau lebih dikenal dengan Kubah Shakhrah. Nah Dome of Rock inilah yang sering salah disebut sebagai Masjidil Aqsa oleh masyarakat global.

Dome of Rock (Kubah Batu)

Dome of Rock merupakan kubah batu berwarna emas yang berbentuk oktagonal yang dibangun oleh khalifah Abdul Malik pada masa Dinasti Ummayah. Awalnya Khalifah Abdul Malik membangun Dome of Rock terlebih dahulu di kompleks Al-Haram Asy Syarif dan  kemudian putranya, Walid membangun Masjidil Aqsa. Sebenarnya Dome of Rock bukanlan sebuah masjid, tetapi sebuah tempat suci. Bentuknya yang oktagonal mengingatkan kita pada Wisma Martir Kristen, bentuk kubahnya menyerupai Hagia Sophia di Konstantinopel (Istanbul sekarang) dan Kuburan Suci, sedangkan jalannya yang melingkar mengingatkan kita pada thawaf yaitu berjalan mengelilingi Ka’bah di Mekkah saat beribadah Haji atau Umrah.

dome of rock
Masjid Al-Aqsa, Yerusalem

Dome of Rock terletak sekompleks dengan Masjidil Aqsa. Sebenarnya bangunan ini tidak berfungsi sebagai tempat ibadah. Kita tidak tahu apa tujuan Abdul Malik membangun bangunan ini, banyak yang berpikir bahwa bangunan itu adalah lambang kesuksesan dan kemewahan sang khalifah itu sendiri.

Setelah selesai dibangun, Kubah Batu memiliki daya tarik yang luar biasa bagi umat Muslim dan umat non-muslim. Kubahnya yang berwarna emas berkilau saat diterpa sinar matahari dengan mudah ditemukan ditengah-tengah kota Yerusalem. Dome of Rock bisa disejajarkan dengan kuil yang dibangun Sulaiman dan Herod sebagai salah satu bangunan sakral paling sukses yang pernah dibangun, dan pada abad ke 21 Dome of Rock telah menjadi simbol kewisataan sekular tertinggi, tempat suci dari kebangkitan kembali Islam dan lambang nasionalisme Palestina.

masjid
Kompleks Masjidil Aqsa atau Al-Haram Asy-Syarif

Seiring dengan perkembangan zaman, daya tarik Dome of Rock lebih besar dari Masjidil Aqsa itu sendiri sehingga banyak yang salah mengira banguna Masjidil Aqsa adalah Kubah Batu itu sendiri. Kedua bangunan itu memang berada dalam satu kompleks tapi tetapi keduanya memiliki fungsi, arti, dan sejarah yang berbeda. Pengalihan citra tentang Masjidil Aqsa adalah Dome of Rock bisa jadi adalah salah satu konspirasi Yahudi agar para umat Islam di dunia salah mengenal bangunan suci mereka sendiri. Waallhu a’lam, hanya Allah yang tahu.

Sumber Referensi:

  • Jerusalem: The Biography oleh Sion Sebag Montefore. Edisi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Penerbit Alvabet tahun 2012.
  • wikipedia.org
  • gambar diambil dari berbagai sumber.
Iklan