Arsip Kategori: resensi buku

5 Alasan Mengapa Islam Turun di Makkah, Arab Saudi

makkah

Makkah atau Makkah al-Mukarrahmah berjarak 200 km dari Madinah yang terletak di gurun pasir tandus di Jazirah Arab. Jazirah Arab merupakan daerah gurun pasir yang tiga sisinya berbatasan langsung dengan perairan, yaitu teluk Oman dan teluk Persi di sebelah timur, samudra Hindia di sebelah selatan, dan laut Merah di sebelah barat. Kota Makkah terletak di lembah sempit yang dikelilingi banyak gunung yang tandus dengan ka’bah sebagai pusatnya.

Mata pencaharian penduduk kota Makkah cukup beragam walaupun terletak didaerah tandus, yaitu berternak yang tinggal berpindah-pindah untuk mencari lembah yang subur, berdagang yang dilakukan oleh penduduk di pusat kota Makkah, dan bertani dilakukan oleh penduduk yang tinggal di daerah subur seperti Thaif.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Makkah adalah yang tandus, jauh dari pusat-pusat peradaban agama samawi yang turun sebelum Islam seperti  Yahudi dan Nasrani dan kebanyakan penduduknya tidak tinggal menetap disuatu tempat. Jadi mengapa Islam turun dikota Makkah? Menurut Graham Fuller, dalam bukunya yang berjudul Apa Jadinya Dunia dalam Islam? ada beberapa alasan yang mendasari kota Makkah terpilih menjadi kota tempat turunnya Islam, yaitu:

  1. Makkah merupakan pusat perniagaan d Timur Tengah zaman dahulu. Kota Makkah terletak di rute dagang laut Merah – Suriah

Makkah menjadi kota penghubung rute perdagangan antara benua Afrika dan Asia. Para kafilah Arab membawa minyak wangi, kemenyan, kain sutra, barang logam dan sebagainya dari Yaman ke Syam, dan kembali ke Makkah dengan membawa gandum, minyak, zaitun, beras, jagung, dan tekstik dari Mesir. Jadi sebelum bangsa Eropa menjelajah Afrika, bangsa Arab telah lebih dahulu  memiliki hubungan dagang dengan bangsa Afrika.

  1. Makkah merupakan pusat peradaban tertua di Timur Tengah.

Kota Makkah diperkirakan merupakan kota bangsa Semit berasal. Kata “Semit” adalah sebuah kata sifat yang berasal dari nama Sem (Shem), salah satu dari tiga putra Nuh dalam Alkitab  (Kejadian 5:32; 6:10; 10:21). Bangsa-bangsa Semit tersebar diseluruh Jazirah Arab seperti Akkadia (Babilonia/Asyur), Kasdom, Aram (Arab/Suryani), Ugarit, Ibrani (Israel), Sheba (Saba), Thamud, Lihyan, Nabath, dan lain-lain.

  1. Sebagian besar peribadatan terpusat di Ka’bah.

Ka’bah adalah tempat ibadah (Bait Suci yang sekarang disebut Baitullah) yang pertama kali berdiri di muka bumi, didirikan oleh Nabi Ibrahim AS pada tahun 2000 SM yang kemudian menjadi tempat beribadah beberapa bangsa disekitarnya.

Sebelum Islam datang, Ka’bah penuh dengan berhala-berhala, ratusan patung dewa-dewi dan bahkan patung-patung bunda Maria dan Yesus. Orang-orang melakukan ritual peribadatan dengan cara membawa berhala yang mereka anggap suci dan meninggalkannya disekitar Ka’bah. Mereka juga mengelilingi Ka’bah dalam keadaan telanjang. Karena banyaknya orang yang beribadah di Ka’bah, maka kota Makkah menjadi kota yang sering dijadikan tempat ziarah.

  1. Suku-suku di Arab sangat menjunjung tinggi kepentingan keluarganya

Suku-suku Arab  di kota Makkah sangat menjunjung tinggi martabat dan kepentingan keluarga atau sukunya, mereka rela berperang untuk membela martabat keluarganya. Sehingga ketika Nabi Muhammad SAS pertama kali menyebarkan Islam, kaum kafir Quraisy yang sangat membenci Beliau tidak berani menyakiti karena takut membuat Bani Hasyim marah. Bahkan ketika para kaum kafir Quraisy berencana membunuh Nabi Muhammad, mereka mengumpulkan pemuda-pemuda terkuat dari berbagai suku di Makkah agar Bani Hasyim tidak bisa balas dendam hanya ke satu suku saja.

  1. Karena do’a dari Nabi Ibrahim AS

Nabi Ibrahim AS adalah orang pertama yang membangun Ka’bah secara fisik. Beliau juga menempatkan istrinya, Hajar dan anaknya Nabi Ismail AS pertama kali di Makkah sehingga kota tersebut menjadi pusat peribadatan. Sebelum Nabi Ibrahim AS meninggal, Beliau melantunkan doa yang termaktub dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 126 – 129:

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: “Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali”.

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”

Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.

(Q.S. Al Baqarah 2 : 126 – 129)

Dalam sejarah kuno, Nabi Adam dan Hawa diturunkan dari surga ke bumi dan dipertemukan di Jabal Nur, salah satu bukit di kota Makkah. Pasti ada alasan spiritual lain yang membuat Allah SWT menempatkan Baitullah di kota Makkah, wallahu a’lam.

Referensi:

  • Apa Jadinya Dunia Tanpa Islam? Sebuah Narasi Sejarah Alternatif oleh Graham E. Fuller tahun 2010 diterbitkan oleh Mizan
  • Wikipedia
  • dari berbagai sumber

 

Perbedaan antara Masjidil Aqsa dan Dome of Rock?

Jika kalian mengetik Masjidil Aqsa pada search pencarian Google, maka akan ditampilkan banyak gambar bangunan seperti ini:

masjidaqsa

Kebanyakan hasil pencarian menampilkan sebuah Masjid berkubah emas dengan bentuk oktagonal, padahal itu bukan masjidil Aqsa tetapi itu adalah Dome of Rock, tempat suci yang dibangun oleh khalifah Abdul Malik pada masa Dinasti Ummayah menaklukkan Yerusalem. Berikut deskripsi dari keduanya:

Masjidil AQSA

Merupakan kompleks masjid yang didirikan oleh khalifah Umayyah Abdul Malik bin Marwan dan diselesaikan oleh putranya Al-Walid pada tahun 705 M. Masjidil Aqsa merupakan perkembangan dari  rumah ibadah kecil yang didirikan oleh Umar bin Khattab pada saat penaklukan Islam pertama di Yerusalem.

alaqsa
Masjid Al-Aqsa, Yerusalem

Kompleks Masjidil Aqsa lebih dikenal dengan Al-Haram Asy Syarif yang artinya “tanah suci yang mulia” oleh orang Islam dan “Bait Suci” oleh orang Yahudi. Terdapat batu suci didalamnya yang sering disebut Baitul Maqdis oleh orang Islam.  Pada zaman Rasulullah, Masjid ini masih berupa Kuil (Temple Mount) yang merupakan tempat suci kaum Yahudi dan Nasrani.

Terdapat dua bangunan pada kompleks Al-Haram Asy Syarif, yaitu Masjidil Aqsa itu sendiri dan Dome of Rock atau lebih dikenal dengan Kubah Shakhrah. Nah Dome of Rock inilah yang sering salah disebut sebagai Masjidil Aqsa oleh masyarakat global.

Dome of Rock (Kubah Batu)

Dome of Rock merupakan kubah batu berwarna emas yang berbentuk oktagonal yang dibangun oleh khalifah Abdul Malik pada masa Dinasti Ummayah. Awalnya Khalifah Abdul Malik membangun Dome of Rock terlebih dahulu di kompleks Al-Haram Asy Syarif dan  kemudian putranya, Walid membangun Masjidil Aqsa. Sebenarnya Dome of Rock bukanlan sebuah masjid, tetapi sebuah tempat suci. Bentuknya yang oktagonal mengingatkan kita pada Wisma Martir Kristen, bentuk kubahnya menyerupai Hagia Sophia di Konstantinopel (Istanbul sekarang) dan Kuburan Suci, sedangkan jalannya yang melingkar mengingatkan kita pada thawaf yaitu berjalan mengelilingi Ka’bah di Mekkah saat beribadah Haji atau Umrah.

dome of rock
Masjid Al-Aqsa, Yerusalem

Dome of Rock terletak sekompleks dengan Masjidil Aqsa. Sebenarnya bangunan ini tidak berfungsi sebagai tempat ibadah. Kita tidak tahu apa tujuan Abdul Malik membangun bangunan ini, banyak yang berpikir bahwa bangunan itu adalah lambang kesuksesan dan kemewahan sang khalifah itu sendiri.

Setelah selesai dibangun, Kubah Batu memiliki daya tarik yang luar biasa bagi umat Muslim dan umat non-muslim. Kubahnya yang berwarna emas berkilau saat diterpa sinar matahari dengan mudah ditemukan ditengah-tengah kota Yerusalem. Dome of Rock bisa disejajarkan dengan kuil yang dibangun Sulaiman dan Herod sebagai salah satu bangunan sakral paling sukses yang pernah dibangun, dan pada abad ke 21 Dome of Rock telah menjadi simbol kewisataan sekular tertinggi, tempat suci dari kebangkitan kembali Islam dan lambang nasionalisme Palestina.

masjid
Kompleks Masjidil Aqsa atau Al-Haram Asy-Syarif

Seiring dengan perkembangan zaman, daya tarik Dome of Rock lebih besar dari Masjidil Aqsa itu sendiri sehingga banyak yang salah mengira banguna Masjidil Aqsa adalah Kubah Batu itu sendiri. Kedua bangunan itu memang berada dalam satu kompleks tapi tetapi keduanya memiliki fungsi, arti, dan sejarah yang berbeda. Pengalihan citra tentang Masjidil Aqsa adalah Dome of Rock bisa jadi adalah salah satu konspirasi Yahudi agar para umat Islam di dunia salah mengenal bangunan suci mereka sendiri. Waallhu a’lam, hanya Allah yang tahu.

Sumber Referensi:

  • Jerusalem: The Biography oleh Sion Sebag Montefore. Edisi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Penerbit Alvabet tahun 2012.
  • wikipedia.org
  • gambar diambil dari berbagai sumber.

Revolusi yang Dilakukan Mustafa Kemal Ataturk untuk menghapus kekhalifahan Turki Usmani dan Budaya-Budaya Keislamannya

Revolusi yang terjadi di Turki diawali dengan adanya beberapa gerakan yang menuntut Turki menjadi sebuah Negara Replublik. Pada saat itu, Kerajaan Turki Usmani memang sangat lemah, ketidakberdayaan sang raja dalam mengontrol masalah-masalah yang ada ditambah dengan ketidakpedulian raja terhadap urusan kerajaannya menimbulkan sebagian rakyat memilih membelot dan mendirikan gerakan-gerakan melawan pemerintahan.

Capture
Sabg Revolusioner Turki, Mustafa Kemal Attaturk

Jadi revolusioner Turki yang bernama Mustafa Kemal Ataturk lah yang menjadi presiden pertama di Turki. Dia memang sejak awal ingin mengubah Turki menjadi negara replubik. Setelah berhasil merebut tapuk pemerintahan Turki, Kemal melakukan reformasi lebh luas yang didesain untuk mengalihkan Turki dari cara-cara Islamnya dan lebih mendekati dunia Barat. Kemal langsung mengasingkan raja terakhir Turki Usmani, Abdul Mecit ke Paris hingga dia meninggal disana pada tanggal 23 Agustus 1944.

Hal-hal yang dilakukan Kemal untuk menghapus kekhalifahan Turki:

  1. Memindahkan pusat pemerintahan Turki ke tempat yang jauh dari Istanbul, yaitu Ankara

Istanbul merupakan ibukota beberapa kerajaan tua di Bosborus, berkaitan erat dengan sejarah dua kekaisaran yang sudah jatuh. Memindahkan pusat pemerintahan ke Ankara menjadi pemutus segala ikatan dengan masa lalu.

  1. Membuat Undang – Undang Anti Teokratis yang dikeluarkan Majlis Nasional Agung pada 20 April 1924 yang isinya:
  • Penghapusan kantor Seyhulislam dan Kementrian Syariat.
  • Penutupan sekolah-sekolah agama, maktab, dan madrasah Islam.
  • Melarang masyarakat mempraktikan aliran dervish di Turki
  • Menutup tekke dan melarang mereka mempraktikan ritual mistis mereka meskipun banyak diantara mereka yang tetap melakukannya diam-diam saat ini
  1. Melarang kalender bulan Islam Hijriyah digunakan, diganti dengan kalender Gregorian dan melarang pemakaian fez dan pakaian tradisional Turki Usmani lainnya digunakan (Undang-Undang November 1925).

Saat Turki Usmani masih berjaya, budaya Islam sangat melekat pada kehidupan masyarakatnya, mulai dari abjad / tulisan, penanggalan, dan lain-lain. Hari jum’at ditetapkan sebagai hari libur nasional dan pada bulan Ramadhan para keluarga kerajaan berlomba-lomba untuk membagi-bagikan infaq dan sedekah. Perayaan besar-besaran juga dilakukan saat khitanan para pangeran, penanggalan Hijriah sudah digunakan sejak Turki Usmani memindahkan ibukotanya ke Istanbul, tetapi saat revolusi terjadi, Mustafa Kemal langsung mengganti sistem penanggalan dari Hijriah ke Masehi tanpa kompromi.

  1. Pada tanggal 17 Februari 1926, majelis mengadopsi hokum perdata Swiss untuk menggantikan system kerajaan Turki Usmani lama yang sudah dijalankan sejak pemerintahan Suleyman yang Agung (1520-1566 M).

Saat berkuasa, Raja Sulayman yang Agung membuat hukum-hukum yang bertujuan menata sistem pemerintahan Turki Usmani dan melindungi hak-hak masyakatnya sehingga para penduduk bisa hidup damai dan makmur. Kebijakan-kebijakan yang dibuatpun sangat memperhatikan rakyat kcil, bahkan Raja Suleyman mengangkat Hakim Agung untuk menyelesaikan konflik-konflik antar masyarakat. Tidak hanya itu, sang Raja juga mengangkat beberapa orang untuk memantau harga-harga barang di pasar agar para pedagang tidak mematok harga yang terlalu tinggi pada pembeli.

Hukum-hukum yang dibuat Raja Suleyman sangat merakyat itu kemudian dirubah total oleh sang Revolusioner dengan Hukum perdata Swiss yang jauh dari kata “Islam”, huku Islam tidak berlaku di Turki mulai saat itu

  1. Menetapkan abjad Latin menggantikan huruf Arab yang sebelumnya telah lama digunakan dalam keseharian rakyat Turki. (Undang-Undang tanggal 9 Agustus 1928 M)

Kerajaan Turki Usmani menggunakan abjad arab lebih dari 300 tahun, pergantian yang mendadak dan terkesan sangat kebarat-baratan ini memang sebenarnya sudah lama direncanakan oleh Mustafa Kemal sehingga menimbulkan reaksi keras dari beberapa orang yang tidak setuju budaya Islam hilang dari bumi Turki.

  1. Wanita diberi hak untuk memilih dan dipilih untuk pertamakalinya pada Desember 1934 M.

Sejak zaman dahulu, para wanita Istanbul tidak diperbolehkan untuk menduduki kursi majlis ataupun menjadi mentri, saat pertama kali wanita diperbolehkan untuk dipilih pada tahun 1935, 17 wanita terpilih untuk menduduki kursi majlis.

  1. Hari minggu menjadi hari libur mingguan resmi menggantikan hari Jumat pada tahun 1935 M.

Mustafa Kemal meninggal tahun 1938 karena terserang penyakit. Walau dia sudah meninggal, tapi revolusi yang dibuatnya berefek besar pada kehidupan rakyat Turki yang kebarat-baratan hingga sekarang.

Walaupun setelah itu ada beberapa pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat yang berusaha mengembalikan budaya Islam di masyarakat Turki,  tapi perubahan yang sangat besar saat revolusi terjadi memang sulit sekali di kembalikan seperti sedia kala lagi.

SUMBER REFERENSI:

Freely, John. 2012. ISTANBUL: Kota Kekaisaran. Jakarta: Penerbit Alvabet

Nama-Nama Lain Kota Istanbul dalam Sejarah

Istanbul, kota yang terletak di dua benua yaitu benua Asia dan Eropa memiliki tingkat akulturasi budaya yang tinggi. Kota ini juga secara bergiliran dikuasai oleh beberapa bangsa karena letaknya yang sangat strategis. Saat ini Kota Istanbul merupakan bagian dari Negara Turki yang terletak di benua Eropa (wilayah Negara Turki yang lain terletak di benua Asia. Kota ini dibatasi oleh Laut Hitam, Selat Bosporus, dan Laut Aegea dan dari darat berbatasan langsung dengan Negara Bulgaria dan Makedonia.

aya1
Museum Aya Sophia, dari gereja, masjid, dan museum.

Pada buku sejarah yang berjudul Istanbul: Kota Kekaisaran yang ditulis oleh John Freely, ditulis bahwa Istanbul dulunya bernama Byzantium dan Konstantinopel. Penguasa Istanbul pun berganti-ganti, awalnya dikuasai Yunani, Persia, Romawi, dan yang terakhir dikuasai oleh Turki Usmani.

buku
Buku ISTANBUL: Kota Kekaisaran oleh John Frely versi Terjemahan Indonesia
  1. Byzantium

Kota Byzantium diperintah oleh 2 pemerintahan yang berbeda, pertama bangsa Yunani dan bangsa Persia sekitar tahun 658 SM – 196 M yang kemudian jatuh ke tangan Romawi pada tahun 196 M – 330 M.

Byzantium awalnya dihuni oleh bangsa Sparta (bangsa Yunani) yang berupa polis (Negara) dengan sistem pemerintahan demokratis (meski kadang dikendalikan oleh oligarki). Masyarakat Byzantium juga memiliki Majelis Dewan dan Rakyat. Kota yang terletak dipinggir selat Bosborus ini menjadi pusat perdagangan. Masyarakat  Byzantium lama kelamaan memiliki tradisi suka minum-minuman keras sehingga menyebabkan kota ini dengan mudah direbut oleh bangsa Persia pada tahun 546 SM.

  1. Konstantinopel

Kota Byzantium jatuh ke tangan Romawi oleh Konstantius, salah satu dari 4 kaisar Romawi. Tahun 311 M, Konstantius membunuh salah satu kaisar Romawi dan memplokamirkan dirinya menjadi kaisar tunggal Romawi. Sang kaisar lalu memindahkan ibukota kekaisaran Romawi ke Byzantium dan mengubah namanya menjadi Konstantinopel, sejak saat itu kota Byzantium disebut Konstantinopel, walaupun banyak masyarakat disana yang masih sering menyebut diri mereka sebagai orang Byzantium.

Kaisar Romawi yang terpilih tidak selalu dari keluarga sang kaisar sebelumnya, tetapi banyak diantara mereka yang ditunjuk langsung oleh para prajurit Romawi untuk menjadi pemimpin. Tetapi tidak sedikit pula yang secara turun menurun mewarisi tahta sang Kaisar. Beberapa dinasti yang pernah berkuasa di Romawi antara lain: dinasti dari Makedonia (dengan kaisar Basil sebagai raja pertama) dan Dinasti Komneni.

  1. Istanbul

Konstantinopel jatuh ke tangan dinasti Turki Usmani yang berhasil direbut oleh Sultan Mehmet II (yang kemudian lebih dikenal dengan Al-Fatih) pada tahun 1453 M. Sejak saat itu Sultan Mehmet II memindahkan ibukota kekaisatan Usmani ke Konstantinopel yang diganti nama menjadi Istanbul.

Al-Fatih segera mengganti gereja-gereja besar di Istanbul menjadi masjid seperti Gereja Aya Sophia dan membangun fasilitas-fasilitas kota seperti kompleks masjid, rumah sakit dan gedung pertemuan. Sultan juga membagi daerah disana menjadi beberapa distrik dengan kompleks masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat disetiap distriknya. Masyarakat dari berbagai daerah dan agama hidup rukun di Istanbul karena sultan sangat toleran terhadap umat beragama lain seperti Kristen dan Yahudi.

Setelah Al Fatih meninggal, Al-Fatih digantikan oleh anaknya yang bernama Beyazit, tetapi Beyazit tidak sehebat ayahnya dalam mengurus kekaisaran, begitu juga anaknya, Selim I yang mengalami kecanduan terhadap minum-minuman keras. Baru setelah Suleyman berkuasa pada tahun 1520, kekaisaran mengalami kejayaan. Sultan Suleyman sangat bijak walaupun naik tahta pada usia yang masih muda sehingga sultan lebih dikenal sebagai Suleyman yang Agung.

dlmayasophia
Bagian dalam Aya Sophia, terdapat kaligrafi dan beberapa mosaik Kristen

Seiring dengan kematian Suleyman, kekaisaran Usmani mulai roboh. Hal itu dimulai sejak Selim II dan penerus-penerusnya. Mereka merupakan penguasa yang tidak efektif yang menghabiskan sebagian besar waktu di Istana Dalam di Topkapi Sarayi, atau lebih dikenal sebagai Rumah Kebahagiaan (Dar-us Saadet) sedangkan urusan keneragaan diserahkan sepenuhnya kepada para perdana mentri.

Situasi ini berlanjut sampai beberapa abad, Kekaisaran mengalami kemunduran dan banyak musuh yang berusaha menaklukkan Istanbul sampai akhirnya wilayah Kekaisaran Usmani dijadikan Replubik Turki yang dipimpin oleh Kemal Ataturk pada tahun 1923.

Walaupun Istanbul tidak dijadikan ibukota Negara Turki, tetapi kota yang pernah dikuasai 2 kekaisaran besar ini masih berdiri megah sampai sekarang dan masih tetap menjadi daya tarik yang eksotik karena letak, kebudayaan, sejarah, dan ragam masyarakatnya.

Referensi:

Buku terjemahan yang berjudul ISTANBUL: Kota Kekaisaran karangan John Freely, terbit tahun 2012 oleh penerbit Alvabet.

Fakta tentang Cleopatra VII, sang Ratu Mesir

Cleopatra adalah Ratu Mesir terakhir Dinasti Ptolemeus. Sebagai seorang Ratu, Cleopatra VII (yang kemudian lebih dikenal dengan nama Cleopatra saja) sangat terkenal melalui banyak drama dan kecantikannya. Banyak drama, puisi, dan film yang beredar tentang Cleopatra.

Salah satu film yang bercerita tentang Cleopatra
Salah satu film yang bercerita tentang Cleopatra

Artikel ini  adalah rangkuman dari  buku yang berjudul Cleopatra – Sebuah Biografi yang ditulis oleh Duanne W. Roller. Berikut beberapa fakta tentang Cleopatra yang belum yang ditulis di buku karya Duanne W Roller ini:

Buku Cleopatra - Sebuah Biografi karya Duanne W Ruller.
Buku Cleopatra – Sebuah Biografi karya Duanne W Ruller.

1. CLEOPATRA HIDUP PADA ABAD PERTAMA SEBELUM MASEHI

Lahir pada tahun 69 SM, Cleopatra menjadi Ratu ketika masih berumur 18 tahun tepatnya pada 51 SM, memerintah bersama dengan adeknya Ptolemeus XIII yang kecil karena adanya penolakan terhadap wanita yang memerintah sendirian. Cleopatra meninggal 20 tahun kemudian, tepatnya tahun 30 SM.

2. CLEOPATRA ADALAH WANITA YANG CERDAS

Cleopatra dikenal sebagai seorang diplomat ulung, panglima angkatan laut, administrator, ahli bahasa, dan pemimpin yang trampil dalam mengatur kerajaannya bahkan saat kerajaan sedang dilanda perang saudara dan diusik oleh Romawi.

3. CLEOPATRA TERLALU BERAMBISI MENJADI PENGUASA SEHINGGA DIA MEMBUNUH SAUDARA-SAUDARANYA

Cleopatra memiliki 4 saudara, yaitu Berenike IV, Ptolemeus XIII, Arsinoe IV, dan Ptolemeus XIV. Berenike dibunuh oleh ayahnya sendiri, Ptolemeus XII. Arsinoe melakukan penghianatan terhadap Cleopatra, dijadikan Ratu Siprus oleh Julius Caesar tahun 47 SM kemudian dibuang ke Efesus, dia dibunuh ditempat yang sama tahun 41 SM oleh Antonius atas permintaan Cleopatra.  Sedangkan saudara laki-laki Cleopatra, Ptolemeus XII dan Ptolemeus XIV mengalami kematian yang tidak wajar dan dapat dipastikan mereka juga dibunuh oleh Cleopatra.

4. CLEOPATRA MEMILIKI 4 ANAK, TETAPI KEEMPAT ANAKNYA LAHIR TANPA MEMILIKI AYAH (LAHIR TANPA ADANYA STATUS PERNIKAHAN YANG SAH)

Cleopatra memiliki 4 anak yang keempat-empatnya lahir tanpa adanya status perkawinan yang resmi. Anak pertama yang bernama Caesarion (anak ini sengaja diberi seperti Caesar karena Cleopatra ingin anaknya diakui sebagai anak Caesar), anak ini diperkirakan adalah anak Caesar, tapi sang Jendral tidak mengakuinya tapi mengijinkan namanya digunakan oleh Caesarion. Anak kedua dan ketiga lahir kembar yang bernama Ptolemous Helikous dan Cleopatra Selene, ayah biografisnya adalah Antonius, diapun mengakui kalau itu adalah keduanya adalah anaknya, tapi saat itu Antonius dan Cleopatra tidak menikah. Sedangkan Cleopatra melahirkan anak keempat, yaitu Ptolemeus XV saat masih berstatus single.

5. CLEOPATRA MERUPAKAN PENGUASA TERAKHIR DINASTI PTOLEMEUS

Setelah Cleopatra meninggal, kerajaan Mesir diambil alih oleh Oktavianus dan dijadikan salah satu distrik Romawi. Oktavianus kemudian membunuh anak pertama Cleopatra, Caessarion, anak Antonius dan keponakan Cleopatra untuk memusnahkan keturunan Dinasti Ptolemeus dan memastikan bahwa tidak ada keturunan Caesar yang hidup (anak-anak Cleopatra yang lain tidak dibunuh, tapi Oktavianus  berhasil menyingkirkan mereka dari Mesir).

6. TIDAK ADA YANG TAHU DIMANA SEBENARNYA MAKAM CLEOPATRA

Walaupun Cleopatra adalah seorang ratu yang sangat terkenal bahkan sampai beberapa abad selanjutnya, tidak ada yang tahu dimana persisnya Cleopatra dimakamkan. Beberapa sejarahwan beranggapan dia dimakamkan bersama Antonius di pemakaman yang dekat dengan Kuil Isis, tapi ada yang beranggapan dia dimakamkan bersama leluhurnya yang lain disuatu tempat. Dimanapun dia dimakamkan, ketenaran saat dia masih hidup tidak sebanding dengan saat dia sudah meninggal. Mungkin ini disebabkan karena ketidaksuakaan rakyat Mesir terhadap penguasa wanita tunggal di zamannya, ketidaksukaan ini juga dia tidak mendapat tanggapan yang baik dalam histografi yang didominasi oleh laki-laki pada zamanya.

7. MENINGGALNYA CLEOPATRA

Banyak yang mengira bahwa Cleopatra bunuh diri dengan ular berbisa. Tetapi hal  itu belum bisa dibuktikan. Cleopatra memang bunuh diri karena dia tidak mau menjadi ratu Mesir yang  diarak dalam kemenangan Romawi. Saat ditemukan, tubuh Cleopatra terdapat tusukan sebesar jarum atau peniti yang diperkirakan bekas gigitan ular atau bekas suntikan racun mematikan. Para ahli masih memperdebatkan bagaimana ular berbisa bisa dibawa masuk ke kediaman Cleopatra. Kisah kematian Cleopatra menjadi sangat dramatis karena beberapa pujangga yang hidup setelah Cleopatra membumbui ceritanya.

Review Buku:

Sebagai buku yang membahas tentang biografi seseorang, ada beberapa kelebihan dan kekurangan buku ini menurut saya. Kelebihan buku ini adalah bahasa penulis sangat mudah dipahami, dia menggunakan bahasa yang lugas dan meminimalisir penggnaan istilah-istilah yang rumit dengan penyampaian yang baik, jadi seperti kita mendengaran cerita dari seseorang. Sedangkan kekurangan dari buku ini alur ceritanya tidak runtut (tidak urut) sehingga menyulitkan pembaca.

RESENSI ASSASSIN’S CREED #3 THE SECRET CRUSADE

The Secret Crusade merupakan buku ketiga seri Assassin Creed yang ditulis oleh Oliver Bowden. Dengan mengambil latar belakang jaman Perang Salib ketiga di kota Suci Yerusalem, sang penulis juga memunculkan tokoh-tokoh seperti Salah A’ddin (Saladdin atau Salahudin Al Ayyubi) dan Richard The Lion Heart di novel ini.

Assassin Creed (the secret crusade) blog ok

Altair sang Assassin

Kisah hidup Altair diceritakan oleh Niccolo Polo, ayah dari Marco Polo. Altair Ibn La’Ahad (dalam bahasa Inggris berarti Flying Eagle, Son of None) hidup di zaman perang Salib III. Altair menjadi yatim piatu sejak kecil. Kematian Umar, ayah Altair sangat tragis, dia dibunuh oleh tentara Saracen (tentara Salah A’ddin). Altair kecil kemudian di asuh oleh Sang Master Assassin, Al Mualim dan tinggal di benteng Assassin di Masyaf. Altair cepat belajar. Kemampuan Altair melebihi anak-anak sebayanya. Altair dewasa pun diangkat sebagai master Assassin dan infrastruktur di kredonya.

Dengan kemapuannya tersebut, Altair dipercaya melaksanakan misi besar, mengambil pusaka “Pieces of Eden” yang selama ini diincar para Templar. Tapi, karena kesombongannya, Altair menggagalkan misi tersebut. Dia juga menyebabkan adik Malik terbunuh dan Malik kehilangan satu tangannya.

Untuk membuktikan komitmennya terhadap Kredo, Altair harus membunuh sembilan orang mematikan termasuk pemimpin Templar, Robert de Sable. Sang master juga menurunkan pangkat Altair menjadi Assassin pemula.

Altair melakukan tugasnya dengan baik. Dia banyak belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya. Tapi, Altair merasa ada hal besar yang disembunyikan oleh sang Master. Para korban yang dibunuhnya pun mengatakan hal yang membingungkan padanya sesaat sebelum mereka akan meninggal. Hal itu membuat Altair semakin bingung.

Akhirnya, Altair mengetahui kenyataan pahit bahwa sang Master, Al Mualim telah berkhianat pada Kredonya setelah membunuh Robert de Sable, orang terakhir dalam daftar tugasnya. Altar pun hanya dijadikan pion oleh sang Master untuk memenuhi keinginannya selama ini. Tidak ada jalan lain, Altair harus membunuh sang Master walaupun dia sudah menganggap sang Master sebagai ayahnya sendiri sejak kecil.

Perjalanan hidup Altair selanjutnya diwarnai dengan penumpasan para pengkhianat Kredo dan membuat perpustakaan yang didalamnya berisi penjelasan-penjelasan tentang Apel Eden. Altair menikah dengan Maria, wanita yang dulunya adalah ksatria Templar dan kemudian berbalik melawan Templar. Dia memiliki dua anak dari pernikahannya tersebut, Darim dan Sef.

Walapun hidup bahagia pada masa tuanya, Altair sekali lagi harus menelan kenyataan pahit. Dia kehilangan Maria dan Sef karena tipu daya orang-orang yang menginginkan kekuasaan dan Apel Eden. Di ujung kisah hidup Altair, dia berjuang untuk mendapatkan benteng Masyaf dari tangan orang-orang yang haus kekuasaan.

Catatan Kecil:

Sebenarnya pada jaman perang Salib III, ada sekte pembunuh yang bernama Hashshashin. Hasyasyin adalah kelompok pembunuh rahasia yang terkoordinir dan terlatih dengan baik. Para pengikut sekte ini menganggungkan pemimpinnya yang bernama Hassan-i Sabbah, mereka juga percaya bahwa Hassan adalah perwujutan dari keilahian yang perintahnya harus diikuti sampai mati. Hassan diyakini membangun benteng Masyaf di Alamut.

Walapun perpustakaan Alamut yang diyakini dibuat oleh sekte ini telah hilang, kisah tentang sekte ini telah dituturkan oleh orang-orang Arab dan orang terkenal seperti Marco Polo. Kisah-kisah lainnya tentang Hashshashin berasal dari pejuang perang salib yang kembali dari Levant yang bercerita mereka telah berjumpa dengan pemimpin Nizari Syria Rashid ad-Dinan Sinan (didalam novel merupakan Altair) di benteng Masyaf.

Menurut sejarah, Saladdin juga pernah di serang oleh sekte ini di basis mereka di Syiria, Masyaf pada tahun 1176. Di sekte tersebut juga tersiar kabar bahwa seorang Assassin yang bernama Rashid-ad Dinan (didalam novel merupakan Umar, ayah Altair) menyelinap dalam tenda Saladdin untuk meninggalkan pesan. Sehingga Saladdin mengurungkan niatnya untuk menyerang.

Kaum Hashashin juga kerap menerima kontrak dari pihak luar. Richard the Lion Heart juga diyakini membayar mereka untuk membunuh beberapa orang yang menjadi musuh sang raja tersebut.

Sumber:
• Assassin’s Creed #3 The Secret Crusade oleh Oliver Bowden terjemahan Bahasa Indonesia terbit tahun 2012.
• wikipedia, dengan alamat: http://id.wikipedia.org/wiki/Hassasin

Gambar diambil disini :
http://ufukfantasticfiction.blogspot.com/2012/05/segera-terbit-assassins-creed-secret.html